rumahku-1

Pages

menu

Saturday, January 25, 2014

Rangkaian kontrol dua pompa air otomatis bergantian

Bagi yang rumahnya menggunakan pompa air untuk mendorong air ketandon, sebaiknya mengunakan dua pompa. Ini bertujuan supaya pompa tidak bekerja terlalu keras, sehingga umur pompa bisa lebih panjang.

Berikut ini gambar dan rangkain kerja rangkaian kontrol dua pompa air otomatis bergantian.

Rangkaian kontrol dua pompa air otomatis bergantian
Keterangan gambar:
LS : Limit Switch, dipasang pada tandon air.
R1, R2, R3 dan R4 : Relay.
K1 dan K2 : Kontaktor.
P1 : Pompa 1.
P2 : Pompa 2.


Rangkaian kontrol dua pompa air otomatis bergantian

Gambar  kondisi 1

Rangkaian kontrol dua pompa air otomatis bergantian

Gambar  kondisi 2

Rangkaian kontrol dua pompa air otomatis bergantian

Gambar  kondisi 3

Rangkaian kontrol dua pompa air otomatis bergantian
 Gambar  kondisi 4


Cara kerja dari gambar Rangkaian kontrol dua pompa air otomatis bergantian ini adalah sebagai berikut :

Gambar kondisi 1.
Pada saat awal tegangan masuk, R3 langsung aktif.

Gambar kondisi 2.
Pada saat LS aktif / tandon kosong (yang ditaruh dalam tandon), maka akan mengaktifkan R1, anak relay R1 mengaktifkan kontaktor K1, anak kontak kontaktor K1 akan menghidupkan P1. (Pompa 1 bekerja)

Gambar kondisi 3.
Saat tandon penuh, maka LS kembali tidak aktif (off), sehingga P1 mati, namun keadaan ini mengaktifan R4. R4 dalam kondisi bekerja.

Gambar kondisi 4.
Saat tandon kembali kosong, maka LS akan aktif. Sehingga K2 bekerja dan anak kontak kontaktor K2 mengaktifkan pompa 2. Pompa 2 bekerja.

Selanjutnya setelah tandon penuh, maka LS kembali off, dan dari sini kembali pada gambar kondisi 1.

Kondisi diatas akan selalu membuat motor bekerja secara bergantian.

Catatan :
1. Sebaiknya didampingi dengan yang sedikit mengerti rangkain kontrol listrik.
2. Ilustrasi rangkaian kontrol dua pompa air otomatis bergantian menggunakan program "EKTS".
3. Semoga bermanfaat.